Strategi Email Marketing Yang Cocok Di Indonesia

Strategi Email Marketing Yang Cocok Di Indonesia

Essay writing help –¬†Email Marketing merupakan salah satu strategi pemasaran yang menggunakan media surat elektronik atau email. Menurut Forbes, pemasaran email dianggap sebagai media pemasaran digital yang efektif dan efisien yang digunakan di Amerika Serikat dan dunia. Selain itu, email telah menjadi alat digital penting selama pandemi ini. Orang masih berkomunikasi secara tidak langsung satu sama lain melalui internet. Ketika pelanggan Anda memutuskan untuk berlangganan email Anda, Anda dapat dengan mudah menyebarkan berita mingguan Anda ke pemasaran yang ditargetkan. Setiap kali pelanggan memeriksa email mereka, penawaran Anda akan muncul di daftar email masuk.

Melalui email marketing, para pembicara internet marketing bisa menjangkau pelanggan dengan sangat mudah. Pertanyaannya sekarang, apakah customer mau membaca email Anda setelah email Anda terkirim? Ini bukan hanya tentang membeli produk yang Anda tawarkan. Jika mereka tidak tertarik, lalu bagaimana mereka membaca produk Anda dan akhirnya menggunakannya? Fenomena email yang jarang dibaca ini sangat umum terjadi di Indonesia, apalagi jika Anda melakukan B2C (Business to Consumer).

Email B2B (Business to Business) lebih mungkin dibaca daripada B2C. Jika Anda melakukan B2B, pelanggan Anda adalah pengusaha yang biasanya menindaklanjuti permintaan kolaborasi secara rutin. Kemungkinan juga mereka sudah memiliki staf administrasi yang perlu memeriksa email masuk. Ditambah email digunakan secara formal, seperti surat. Semakin banyak B2B secara resmi menjangkau pelanggan mereka melalui email.

Dikatakan bahwa B2C dalam pemasaran email memiliki dampak yang lebih kecil daripada B2C karena perbedaan budaya di Indonesia dan negara-negara kuat. Secara pribadi, email masih banyak digunakan untuk keperluan akademis dan formal lainnya. Dilansir dari UNESCO, Indonesia merupakan negara dengan minat baca terendah kedua di dunia. Tak heran jika ada fenomena email yang masuk terbengkalai di Indonesia. Fenomena yang sering terjadi adalah pengirim, setelah mengirim email, menghubungi penerima melalui chat WA bahkan panggilan melalui telepon.

Lantas apa strategi yang tepat agar email yang Anda kirim bisa menjangkau lebih banyak pelanggan? Berikut 5 cara Anda dapat menambahkan

1. Berjuang untuk pasar yang tepat

Temukan target pemasaran yang sesuai dengan produk Anda. Ini terkait erat dengan proses pembuatan daftar untuk pemasaran email. Seperti halnya pemasaran pada umumnya, Anda perlu melakukan riset untuk menentukan ke mana arah produk Anda.

2. Email dengan domain bisnis

Email seperti ini biasanya terintegrasi dengan situs web bisnis Anda. Email dengan domain Anda sendiri memberikan nilai kepercayaan yang lebih tinggi daripada email dengan domain gratis.

3. Ciptakan copywriting yang membuat orang penasaran

Pastikan copywriting di email Anda menarik pembaca untuk mempelajari lebih lanjut tentang produk Anda. Beberapa cara untuk membuat calon konsumen penasaran adalah melalui:

1. Buat teks yang cukup panjang.

Teks yang terlalu panjang dapat membuat pembaca bosan dan kehilangan minat.

2. Gunakan kata-kata yang memaksa.

Kata-kata yang kuat adalah kata-kata yang memotivasi pembaca untuk bertindak. Contoh; promo, saat ini, 100%, dan seterusnya.

3. Gunakan data dan angka.

Pelaporan CoSchedule meningkatkan baris subjek menggunakan data tingkat terbuka sebesar 1,3%, sedangkan tingkat tanggapan meningkat sebesar 2,2%.

4. Tawarkan manfaat yang Anda tawarkan.

Alih-alih mendeskripsikan produk Anda, akan lebih efektif jika Anda berorientasi pada pelanggan dengan mendeskripsikan manfaat yang ditawarkan produk Anda.

5. Tambahkan nama seseorang untuk sentuhan pribadi.

Email yang dikirim dengan nama orang tersebut terasa lebih hangat dan lebih intim dibandingkan email yang hanya menggunakan nama bisnis. Ini juga termasuk dalam strategi pendekatan berorientasi pelanggan.

4. Buat topik yang menarik dan pratinjau teks

Judul dan teks pratinjau Anda harus menarik, karena ini adalah tampilan pertama yang muncul di daftar klien email Anda. Anda dapat menggunakan trik copywriting serupa di sini.

5. Tentukan waktu yang tepat untuk mengirim e-mail

Saat mengirim email, Anda perlu memperhatikan waktu yang tepat. Waktu ini termasuk jam dan hari. Identifikasi kapan orang biasanya membuka email. Menurut CoSchedule, jam terbaik untuk mengirim email adalah 06:00, 10:00, 14:00, 20:00 dan 22:00. Hari terbaik untuk mengirim email adalah Selasa, Rabu, dan Kamis menurut konsultan internet marketing

Anda mungkin juga suka...